Kolong Tol Yos Sudarso Bakal Semakin Asri
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara tengah menata kawasan kolong Tol Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Halte Transjakarta Plumpang. Kawasan seluas sekitar 4.700 meter persegi di kedua sisi jalan tersebut akan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang asri, terang, dan nyaman bagi masyarakat.
"Memberikan manfaat bagi masyarakat"
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara, Reina Camelia mengatakan, penataan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 2027.
Embung Penganten Ali Bakal Jadi Kawasan Konservasi dan Ruang Terbuka Hijau"Kami ingin menghijaukan koridor Jalan Yos Sudarso dari ujung ke ujung. Ruang-ruang kosong di bawah kolong tol akan dioptimalkan agar memiliki nilai estetika sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya, Rabu (4/11).
Reina menjelaskan, sebelumnya kawasan tersebut terlihat gelap dan minim tanaman. Melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, kawasan kolong tol tersebut diharapkan memiliki wajah baru dan ramah bagi pejalan kaki.
"Kami ingin masyarakat Jakarta Utara juga bisa menikmati ruang publik hijau yang representatif. Tidak hanya di pusat kota, penghijauan juga menjangkau wilayah Jakarta Utara," terangnya.
Ia menambahkan, setelah pekerjaan rampung, pihaknya akan menyiapkan petugas untuk melakukan pemeliharaan dan pengawasan keamanan.
"Pengawasan setelah proyek selesai menjadi perhatian utama kami agar RTH tetap bersih dan terawat," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara, Duani Harrie Sibuea memaparkan, penataan dilakukan pada kedua sisi kolong tol dengan total luas mencapai sekitar 4.700 meter persegi.
"Konsep penataan meliputi pembangunan taman vertikal, penambahan dan penataan vegetasi, pembangunan jalur pedestrian, penyediaan bangku taman, serta pemasangan pencahayaan," bebernya.
Ia menuturkan, pekerjaan sudah dimulai sejak September 2026 melalui pihak ketiga, yakni PT Sekar Hati Jaya Maju. Penataan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat pada awal 2027.
Selain di kawasan kolong tol, lanjut Duani, pihaknya juga terus mengoptimalkan penghijauan di sejumlah lokasi lain di Jakarta Utara.
"Salah satunya melalui penanaman pohon tabebuya di Jalan Enggano yang dilakukan untuk memperindah kawasan perkotaan sekaligus menambah elemen penghijauan di wilayah tersebut," tandasnya.