You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sekolah Paket Tangki jati
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Komisi E Apresiasi Program Sekolah Paket bagi Warga Putus Sekolah

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki mengapresiasi Dinas Pendidikan (Disdik) yang memperluas akses pendidikan kesetaraan bagi warga yang belum menuntaskan pendidikan formal, mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

"Ini tidak boleh diabaikan,"

Menurut Subki, program sekolah paket menjadi solusi bagi warga yang terpaksa putus sekolah agar kembali mendapatkan kesempatan belajar sekaligus memperoleh ijazah melalui jalur pendidikan kesetaraan.

"Ini adalah bagian yang tidak boleh diabaikan. Bahwa ada anak-anak kita yang belum selesai sekolahnya, itu banyak," ujar Subki, Kamis (5/11).

Tim KLH Lakukan Verlap Sekolah Adiwiyata Mandiri ke SMKN 2 Jakpus

Ia secara khusus mengapresiasi program sekolah paket yang dijalankan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat di kawasan Tamansari. Program tersebut memanfaatkan ruang kelas sekolah negeri setelah kegiatan belajar mengajar reguler selesai.

Subki mengungkapkan, peserta program tersebut berasal dari berbagai kelompok usia. Bahkan, ada warga berusia sekitar 60 tahun yang masih memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan.

"Jadi anak-anak itu sekolah paket di sekolah negeri. Ketika anak-anaknya sudah pulang, masuklah mereka yang sekolah paket. Bahkan waktu itu ada yang umurnya sudah 60 tahun. Masih ikut sekolah paket. Jadi saya sangat mengapresiasi program itu," ungkapnya.

Subki berharap, program pendidikan kesetaraan terus dikembangkan agar semakin banyak warga memperoleh kesempatan menuntaskan pendidikan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui keterlibatan orang tua. Hal tersebut telah diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang juga memuat kewajiban orang tua dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan.

Ia meminta, Disdik segera mengkaji bentuk implementasi ketentuan tersebut agar dapat diterapkan lebih luas. Menurutnya, pembentukan karakter anak membutuhkan sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga.

"Sebab semakin hari semakin nyata kebutuhan kita akan karakter-karakter yang lebih baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye13797 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7268 personDessy Suciati
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4963 personAnita Karyati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3687 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2796 personDessy Suciati