You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPS ekonomi jakarta fakhri
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III

Perekonomian DKI Jakarta tumbuh 5,87 persen pada triwulan III-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y). Pertumbuhan ini ditopang kinerja sejumlah lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi tercatat pada sektor jasa keuangan dan asuransi.

"Jasa keuangan dan asuransi alami pertumbuhan,"

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, Kadarmanto mengatakan, berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, nilai ekonomi Jakarta pada triwulan III-2026 mencapai Rp1.069,06 triliun. Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp596,33 triliun.

"Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,86 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa tumbuh paling tinggi sebesar 9,86 persen," ujarnya.

ASN di Duren Sawit Kumpulkan Sampah Bernilai Ekonomi

Secara triwulanan, ekonomi Jakarta tumbuh 0,36 persen dibandingkan triwulan II-2026 (quarter-to-quarter/q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha jasa pendidikan sebesar 2,65 persen. Adapun dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa tumbuh 2,56 persen.

Sementara itu, secara kumulatif sepanjang Januari hingga September 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (cumulative-to-cumulative/c-to-c).

Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi tercatat pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 9,97 persen. Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa tumbuh 9,56 persen.

Kadarmanto menjelaskan, struktur ekonomi Jakarta pada triwulan III-2026 masih didominasi lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi sebesar 18,12 persen.

"Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi komponen terbesar dengan kontribusi mencapai 62,73 persen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye18507 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7314 personDessy Suciati
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4990 personAnita Karyati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3715 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2844 personDessy Suciati