You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
14 Loksem Dihapus Sudin KUMKMP Jakarta Utara Lantaran Tidak Sesuai Dengan Lingkungan Sosial
photo Doc - Beritajakarta.id

14 Loksem di Jakut Dihapus

Sebanyak 14 titik lokasi sementara (loksem) dari 33 lokasi yang ada di Jakarta Utara dihapus Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara dari tahun 2014 hingga 2015.

SK (surat keputusan) dari wali kota sudah tidak diperpanjang lagi


Dihapusnya loksem tersebut disebabkan sejumlah kondisi. Salah satunya yakni pedagang kaki lima (PKL) tersebut sudah tidak sesuai dengan lingkungan sosial sekitarnya.

"SK (surat keputusan) dari wali kota sudah tidak diperpanjang lagi. Selain itu, keberadaan loksem itu sudah tidak sesuai dengan lingkungan sosial. Ini laporan yang kita terima dari lurah dan camat," ujar Robinhot Sinaga, Kasudin KUMKMP Jakarta Utara, Senin (14/9).

26 PKL Loksem Setiabudi Gunakan Auto Debit

Loksem yang dihapus itu di antaranya, Loksem JU 10, Kecamatan Tanjung Priok, Loksem JU 41 dan 42 Kecamatan Pademangan. Loksem JU 23 dan 34 Kecamatan Penjaringan.

Pihaknya, kata Robinhot, hingga saat ini masih mencari solusi terbaik untuk para pedagang tersebut.

"Rencananya, kita nanti mau terapkan seperti pasar kaget. Ada jam-jam tertentu di wilayah tertentu yang dapat dijadikan sebagai tempat berdagang," katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye19630 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11356 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6799 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3682 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1734 personFolmer