You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dinas PE Pasang 6 Lampu Sorot di Pengungsian Tambora
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Dinas PE Pasang 6 Lampu Sorot di Pengungsian Tambora

Untuk membantu warga korban kebakaran serta relawan beraktivitas di malam hari, Dinas Perindustrian dan Energi Daerah DKI Jakarta berinisiatif memasang enam lampu sorot berdaya 400 watt di lokasi pengungsian di  Jalan Jembatan Besi II, Tambora, Jakarta Barat.

Pemasangan enam lampu sorot itu diharapkan dapat membantu warga yang tinggal di pengungsian serta para relawan dalam beraktivitas di malam hari

Kepala Dinas Perindustrian dan Energi Daerah DKI, Yuli Hartono mengatakan, pemasangan enam lampu sorot dilakukan pada Minggu (27/9) kemarin, yang melibatkan enam orang petugas.

"Pemasangan enam lampu sorot itu diharapkan dapat membantu warga yang tinggal di pengungsian serta para relawan dalam beraktivitas di malam hari," kata Yuli, Senin (28/9).

12 Lampu Sorot Terangi Rusun Jatinegara Barat

Selain itu, untuk memastikan pemasangan lampu berjalan optimal, Yuli terjun langsung ke lokasi pengungsian.

Sekadar diketahui, akibat kebakaran di Jalan Jembatan Besi II, RT 04, 07 dan 08, RW 04, Tambora, tercatat ada 1.500 warga terpaksa tinggal di pengungsian.

Dugaan sementara kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik yang menimbulkan percikan api dari salah satu rumah warga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3600 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati