You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
8 Lampu di Monumen Pancasila Sakti Diperbaiki
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

8 Lampu di Monumen Pancasila Sakti Diperbaiki

Menyambut Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober lusa, Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, turut berpartisipasi dengan memperbaiki delapan unit lampu penerangan jalan yang berada di sekitar pintu masuk Monumen Pancasila Sakti, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung.

Di lokasi ini terdapat 32 unit lampu, sebanyak delapan diantaranya mengalami kerusakan

"Di lokasi ini terdapat 32 unit lampu, sebanyak delapan diantaranya mengalami kerusakan," kata Saukani, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Selasa (29/9).

Perbaikan lampu di sekitar pintu masuk Monumen Pancasila Sakti dikerahkan satu unit mobil tangga. Hal ini untuk mempercepat proses perbaikan lampu.

HUT RI, 20 Neon Boks Dipasang di Jakpus

"Kalau memang diperlukan, kami akan menambah penerangan di sekitar Monumen Pancasila Sakti dengan memasang lampu sorot," ujar Saukani.

Saukani menambahkan, selain memperbaiki lampu di sekitar Monumen Pancasila Sakti, setiap malam pihaknya rutin berpatroli di 10 wilayah kecamatan untuk memantau lampu penerangan jalan umum (PJU) yang rusak maupun membutuhkan perawatan.

"Agar tidak mengganggu arus lalu lintas, perbaikan serta perawatan lampu kami lakukan mulai pukul 21.00 hingga 04.00," papar Saukani.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5037 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1803 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1751 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1535 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1522 personAnita Karyati