You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pantau PMKS, Sudin Sosial Jakut Manfaatkan Aplikasi Qlue
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Jakut Pantau PMKS Lewat Aplikasi Qlue

Aplikasi Qlue ternyata sangat bermanfaat untuk memantau keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jakarta Utara.

Saat ini masyarakat dapat melapor lewat media sosial, ada juga aplikasi Qlue

“Saat ini masyarakat dapat melapor lewat media sosial, ada juga aplikasi Qlue. Qlue  sangat berguna untuk dapat mengetahui pergerakan PMKS, terutama yang beroperasi  di lingkungan pemukiman,” ujar Erik, Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Yanrehsos) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Kamis (1/10).

Untuk itu dengan adanya aplikasi Qlue, jelas Erik, sangat membantu petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) agar cepat mengambil tindakan dari laporan masyarakat.

534 Keluhan Jalan Rusak di Jakut Disampaikan Melalui Qlue

"Ketika ada laporan dari masyarakat, maka kita tindak langsung ke lapangan. Ada petugas kami yang melakukan monitoring di lapangan," imbuh Erik.

Erik mengimbau agar masyarakat lebih peka dan aktif melaporkan jika ada PMKS yang dianggap mengganggu. Terlebih keberadaannya melanggar Perda Nomor 8 Tahun 207 tentang Ketertiban Umum.

"Kita mengimbau agar masyarakat tidak memberikan uang kepada pengemis jalanan. Dan dari aplikasi Qlue, sudah sekitar 17 PMKS yang kami jaring," tandas Erik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye28399 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1516 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1306 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1227 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1211 personFolmer