You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rawan Banjir Pemkot Jakut Bersihkan Saluran di Jalan Kapuk Raya
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Saluran di Jalan Kapuk Raya Dibersihkan

Saluran air sepanjang Jalan Kapuk Raya, tepatnya depan SMPN 122, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dibersihkan dari lumpur dan sampah.

Setiap musim hujan dulunya rawan tergenang setinggi kira-kira 60 sentimeter

Kasudin Tata Air Jakarta Utara. Kasna mengatakan, pembersihan saluran dengan lebar 2 meter dan panjang lebih dari 150 meter dilakukan telah dipadati lumpur bercampur sampah.

"Jalan Kapuk Raya merupakan jalan utama. Setiap musim hujan dulunya rawan tergenang setinggi kira-kira 60 sentimeter. Untuk itu, sebagai wujud menyambut musim hujan sudah mulai padat lumpur, maka kami lakukan pembersihan," ujar Kasna, Minggu, (4/10).

Longsor, Saluran Air Jl H Ipin Diturap

Pembersihan tersebut dilakukan secara manual dengan mengerahkan sebanyak 25 Pegawai Harian Lepas (PHL) kebersihan, akan dilaksanakan sekitar dua minggu ke depan.

Untuk lumpur hasil pengerukan, tambah Kasna, akan dimasukkan ke dalam karung untuk dikeringkan. "Diharapkan dengan pembersihan lumpur pada saluran tersebut, saat musim hujan saluran dapat lebih banyak menampung air dan air mengalir dengan lancar hingga banjir tidak terjadi di lokasi tersebut," tandas Kasna.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye942 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati