You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
73 Lembaga Keagamaan Terima Bantuan ZIS
photo Doc - Beritajakarta.id

73 Lembaga Keagamaan Terima Bantuan ZIS

Badan Amil, Zakat dan Sedekah (Bazis) Jakarta Barat memberikan bantuan kepada 73 lembaga keagamaan di wilayah ini. Ke-73 lembaga keagamaan tersebut terdiri dari, 32 masjid, 27 musala dan 14 majelis taklim.

Lembaga keagamaan yang menerima bantuan dana ZIS merupakan lembaga yang diusulkan oleh kecamatan dan kelurahan

Pemberian bantuan diserahkan Sekretaris kota (Seko) Jakarta Barat, Asril Marzuki kepada pengurus lembaga keagaaman, Rabu (7/10). Bantuan yang diberikan merupakan hasil dana ZIS yang terkumpul selama tahun 2014.

Kepala Bazis Jakarta Barat, Jamhuri mengatakan, pada 2014 lalu terkumpul dana sebesar Rp 17,5 miliar. Untuk fisabilillah atau lembaga keagamaan ini dana yang dikeluarkan Rp 516 juta.

1.285 Mustahik Terima Bantuan dari Bazis Jakpus

"Lembaga keagamaan yang menerima bantuan dana ZIS merupakan lembaga yang diusulkan oleh kecamatan dan kelurahan," kata Jamhuri.

Jamhuri menambahkan, pihaknya juga telah melaksanakan pendayagunaan dana ZIS kepada para mustahik berupa pelatihan keterampilan, seperti pemulasaran jenazah bagi 40 orang, latihan mengemudi dan pembuatan SIM kepada 75 orang, pembuatan SIM C bagi 75 pengojek dan Pekerja Harian Lepas (PHL) kelurahan, serta kursus menjahit kepada 40 orang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6926 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5685 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3661 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1902 personAnita Karyati