You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Air Jl Kramat Jaya Dibersihkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Saluran Air Jl Kramat Jaya Dibersihkan

Untuk mengantisipasi timbulnya genangan saat musim penghujan nanti, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membersihkan saluran Jl Kramat Jaya, Tugu Utara, Koja.

Kami juga berharap warga bisa menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah sembarangan

Lurah Tugu Utara, Nandang Hidayat mengatakan, pembersihan saluran yang memiliki lebar 0,5 meter dan panjang 300 meter dilakukan dengan mengerahkan 15 petugas PPSU. Selain untuk mengantisipasi genangan, pembersihan juga dilakukan karena saluran itu sudah dipenuhi sampah dan lumpur.

"Memang sampah dan lumpurnya juga sudah banyak, makanya kami bersihkan," ujar Nandang, Rabu (14/10).

Hasil Pengerukan Saluran Diminta Segera Diangkut

Setelah dibersihkan, kata Nandang, petugas berhasil mengangkut sekitar 100 karung berisi sampah bercampur lumpur dari dalam saluran. Ratusan karung berisi sampah bercampur lumpur itu kemudian diangkut menggunakan gerobak motor (germor) ke tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di RW 09, Rawa Badak Utara, Koja.

"Kami juga berharap warga bisa menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah sembarangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye10226 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6644 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye2999 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1598 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1357 personAldi Geri Lumban Tobing