You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
17 Lapak PKL dan Bangunan Liar di Tanjung Priok Dibongkar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Lapak PKL dan Gubuk Liar di Tanjung Priok Dibongkar

17 lapak pedagang kaki lima (PKL) dan gubuk liar di sepanjang Jalan A11, tepatnya samping SMPN 55, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dibongkar petugas Satpol PP, Kamis (22/10). Sebanyak 20 petugas gabungan Satpol PP dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum dikerahkan dalam pembongkaran tersebut.

PKL dan gubuk liar selain membuat wilayah tersebut jadi tampak kumuh juga dikhawatirkan akan semakin marak hingga langsung kami bongkar

Lurah Tanjung Priok, Ma’mun mengatakan, pembongkaran dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan PKL dan gubuk liar tersebut.

“PKL dan gubuk liar selain membuat wilayah tersebut jadi tampak kumuh juga dikhawatirkan akan semakin marak hingga langsung kami bongkar,” ujar Ma’mun.

50 Bangunan di Bantaran Kali Krukut Dibongkar

Sebelum membongkar, kata Ma'mun, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali untuk tidak berjualan dan membongkar gubuk tersebut.

“Pasca penertiban lapak, petugas PPSU juga langsung dikerahkan untuk membersihkan saluran agar air dapat mengalir lancar sebagai wujud antisipasi musim hujan,” tandas Ma’mun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6913 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3613 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2134 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati