You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Konsep B2B Dinas Kebersihan Segera Diterapkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas Kebersihan DKI Segera Terapkan Konsep B to B

Guna mengatasi permasalahan sampah di Ibu Kota, Dinas Kebersihan DKI Jakarta memperkenalkan konsep Business to Business (B2B).


Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengungkapkan, dengan konsep ini nantinya kawasan-kawasan perdagangan dan jasa mampu secara mandiri menangani pengelolaan sampahnya.

"B2B ini nantinya diterapkan di kawasan-kawasan mandiri. Kawasan perdagangan dan jasa kita harapkan nantinya mampu secara mandiri menangani pengelolaan sampahnya bekerjasama dengan pihak swasta," kata Isnawa Adji, Jumat (23/10).

Banyak Sampah, Kali Keuangan Dibersihkan

Bila sudah terlaksana, sambung Isnawa, Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan menangani sampah di luar zona B2B diantaranya, kawasan Kelapa Gading, Rasuna Said, Pondok Indah, Thamrin dan Sudirman,

"Diharapkan pengolahan sampahnya ditangani oleh swasta, tapi tentunya dengan standar berkelas," sambung Isnawa.

Ditambahkan Isnawa, nantinya akan ada Standard Operating Procedure (SOP) yang disiapkan dinas kebersihan. Salah satunya, truk-truk sampah yang disiagakan di kawasan B2B harus yang terbaik.

"Saya mengharapkan, truk-truk sampah di kawasan B2B itu harus truk yang ramah lingkungan, bukan truk yang selalu ditutup dengan terpal," ucap Isnawa.

Ke depan, lanjutnya, akan terbagi zona antara swasta dan pemerintah. Zona swasta itu nantinya akan dibebankan nilai retribusi dasar pengangkutan di bawah pengawasan Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

"Kalau mereka nggak ada izin dari kita atau PTSP mereka nggak boleh buang di Bantargebang. Sedangkan kita akan menangani sampah di luar konsep B2B, kita mengambil sampah yang ada di pemukiman, sungai, waduk, danau. Pak Gubernur sudah setuju dengan konsep ini. Jadi nanti ada pemisahan yang jelas pengangkutan sampahnya," tandas Isnawa.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5273 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1846 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1781 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1768 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1577 personAnita Karyati