You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Musim Hujan Tiba, Pengerukan Waduk dan Saluran Air Dipercepat
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengerukan Waduk Ria Rio Harus Dipercepat

Pengerukan Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur harus dipercepat. Alat berat pun harus ditambah agar sebelum intensitas hujan tinggi, proses pengerukan sudah selesai.

Kami berharap pada Dinas Tata Air DKI semakin banyak memasukan alat berat. Sehingga dalam waktu satu bulan pengerukan bisa kelar

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, untuk Waduk Ria Rio seharusnya alat berat yang ada ditambah lagi. Saat ini hanya terdapat dua alat berat milik Dinas Tata Air DKI Jakarta.

“Kami berharap pada Dinas Tata Air DKI semakin banyak memasukan alat berat. Sehingga dalam waktu satu bulan pengerukan bisa kelar,” ujar Bambang, Selasa (3/11).

Saluran Air Jl Kebon Bawang VI Dibersihkan

Menurut Bambang, idealnya untuk lebih mempercepat ditambah alat keruk 4-5 unit lagi. Kemudian ditempatkan juga alat berat jenis buldozer di daratan, untuk meratakan lumpur bekas kerukan di waduk.

"Cukup dibuang di bantaran waduk. Kemudian lumpur atau tanah diratakan dan dibentuk agar terlihat indah. Kemudian di atasnya nanti ditanami sejumlah tanaman," tandasnya.

Saat ini Waduk Ria Rio memiliki kedalaman dua meter. Dan direncanakan, pengerukan yang tengah dilakukan akan menambah kedalaman waduk menjadi empat meter.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye8232 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1785 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1147 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1140 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1023 personFakhrizal Fakhri