You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PNS Pemkot Jaktim Amplas Pagar Monas
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

PNS Jaktim Cat Tembok dan Pagar Monas

Kegiatan Bulan Bakti untuk Pahlawan, diisi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur dengan melakukan pengecatan tembok dan pagar Monumen Nasional (Monas).

Setiap kecamatan beserta kelurahan mengerahkan 20 pegawai, sementara untuk masing-masing Suku Dinas mengerahkan 10 pegawainya

Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Jakarta Timur, Nurjanah mengatakan, pengecatan diawali dengan melakukan pengamplasan dan berlangsung dari tanggal 2 hingga 20 November 2015 mendatang.

"Untuk pengamplasan pagar dan tembok dari tanggal 2 sampai 9 November, untuk pengecatannya dari tanggal 10-20 November pada hari kerja," kata Nurjanah, Selasa (3/11).

Djarot Minta Sarana Monas yang Rusak Segera Diperbaiki

Dikatakan Nurjanah, pengecatan pagar dan tembok sisi timur Monas sepanjang 840 meter yang dibagi dalam 10 zona.

"Setiap kecamatan beserta kelurahan-kelurahannya mengerahkan 20 pegawai, sementara untuk masing-masing Suku Dinas mengerahkan 10 pegawainya. Mereka dikoordinatori oleh Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Administrasi, Asisten Kesra, serta Asisten Pembangunan dan LH," tuturnya.

Setiap kecamatan, tambahnya, membawa satu buat steger sebagai alat bantu petugas. Para pegawai juga diimbau memakai kaos dan membawa minum sendiri.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati