You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penyerapan Anggaran KPK Monas Baru 25 Persen
photo Doc - Beritajakarta.id

Penyerapan Anggaran KPK Monas Baru 25 Persen

Hingga November, penyerapan anggaran Kantor Pengelola Kawasan (KPK) Monas baru mencapai 25 persen dari total anggaran sebesar Rp 25 miliar pada tahun 2015.

Kita optimis, akhir tahun ini, penyerapan akan sampai 60 persen atau bahkan lebih

Kepala KPK Monas, Rini Haryani mengatakan, lamanya penyerapan anggaran lantaran anggaran yang sebelumnya hanya untuk perawatan dan pemeliharan Monas, kini harus disatukan dengan perbaikan fasilitas di sekitar Kawasan Monas, seperti taman yang sebelumnya merupakan wewenang dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

"Kalau tahun lalu anggaran kita Rp 8 miliar saja untuk perawatan dan pemeliharaan, tapi tahun ini kita kedapatan dari Dinas Pertamanan untuk taman, dan untuk itu harus melalui lelang di dinas teknis. Kita berharap akhir tahun, anggaran bisa terserap 60 persen," ujar Rini, usai menerima kunjungan Komisi B DPRD Provinsi DKI di Monas, Jakarta Pusat, Senin (9/11).

DPRD DKI Sambangi Kantor Pengelola Monas

Untuk mempercepat penyerapan anggaran tahun ini, kata Rini, pihaknya akan mengutamakan program prioritas dan menghapus kegiatan yang memang tidak bisa dikerjakan tahun ini.  

"Kita optimistis akhir tahun ini penyerapan akan sampai 60 persen atau bahkan lebih, karena banyak juga kegiatan yang dihapus," tandas Rini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye19086 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11351 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6797 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3681 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1731 personFolmer