You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
30 Lapak PKL Di Jalan Inpres Ditertibkan
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

30 Lapak PKL di Jl Inpres Ditertibkan

Puluhan lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Inpres, Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat ditertibkan. Keberadaan PKL yang di bahu jalan, menjadi salah satu penyebab kemacetan.

Selesai pembongakaran lapak PKL, kita akan langsung bongkar gudang-gudang kecil tempat penyimpanan barang bekas

Wakil Camat Grogol Petamburan, Silvia Nuraeni mengatakan, ada 30 lapak PKL yang kebanyakan menjual sayur dan buah ditertibkan hari ini. Penertiban kali ini merupakan tindaklanjut dari keluhan masyarakat yang akses jalannya terhambat karena banyaknya PKL.

"Kita mengerahkan 100 petugas yang terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI dan petugas Penanganan Prasaranan dan Sarana Umum (PPSU) terpaksa kita bongkar lantaran para PKL mendirikan bangunan di atas saluran air, selain itu jalanan selalu macet parah," katanya, Jumat (13/11).

PKL di Jl Inpres Segera Ditertibkan

Lurah Wijaya Kusuma, Wikidiyanto menambahkan, selain lapak PKL, penertiban juga akan dilakukan pada puluhan gudang tempat penyimpanan barang bekas yang berada di sisi utara ruas Jalan Inpres.

"Selesai pembongakaran lapak PKL, kita akan langsung bongkar gudang-gudang kecil tempat penyimpanan barang bekas yang ada di sisi utara," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5133 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1632 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1543 personAnita Karyati