You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korpri Dorong Revolusi Mental PNS‎ DKI
photo Andry - Beritajakarta.id

Korpri Dorong Revolusi Mental PNS‎ DKI

Sekretaris Dewan Pengurus Koprs Pegawai Negeri Indonesia (Korpri) DKI Jakarta, Junaedi mengharapkan, dialog interaktif etika birokrasi yang digelar di Balai Agung, Rabu (18/11), dapat merubah mental seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini Korpri berupaya untuk merevolusi mental para PNS sesuai dengan perannya

"Saat ini Korpri berupaya untuk merevolusi mental para PNS sesuai dengan perannya. Khususnya dalam pelayanan," kata Ju‎naedi.

Junaedi mengatakan, dialog interaktif yang digelar hari ini sekaligus untuk mendorong revolusi mental tersebut. Selain dialog, acara tersebut juga diisi dengan materi dari Poppy Amalya, Psikolog Lembaga Psiko Dinamika dan  Sunandar Ibnu Nur, dosen UIN Syarif Hidayatullah.

Korpri Jakpus Pererat Silaturahmi dengan Berolahraga

‎"Ini merupakan tugas-tugas di Korpri yang ditugaskan Biro Pendidikan Mental

Kasubag Mental Rohani Korpri DKI, Sunardi menambahkan, dialog interaktif diikuti sekitar 550 orang peserta. Dalam waktu dekat, Korpri juga berencana menggelar acara serupa dengan tema peran wanita karir yang merangkap sebagai ibu rumah tangga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9182 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3073 personAnita Karyati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1619 personFakhrizal Fakhri
  4. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1522 personDessy Suciati
  5. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1438 personAldi Geri Lumban Tobing