You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran di Jalan Pegangsaan Dua Raya Dikuras
photo Doc - Beritajakarta.id

Saluran di Jl Pegangsaan Dua Raya Dibersihkan

Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, melakukan pembersihan saluran di Jalan Pengangsaan Dua Raya. Ini sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi genangan di jalan tersebut.

Kita akan lakukan dengan cepat pembersihannya sebelum hujan semakin sering. Agar pengguna jalan bisa lebih nyaman. Semoga warga sekitar juga bisa tetap menjaga kebersihan salurannya

Lurah Pegangsaan Dua, Abdul Buang mengatakan, saluran yang dibersihkan memiliki panjang sekitar satu kilometer, dengan lebar satu meter. Jika hujan dengan intensitas tinggi, jalan tersebut biasanya tergenang hingga ketinggian 30 sentimeter.

"Kalau musim hujan, genangan disini bisa mencapai 30 ‎sentimeter. Karena sampah dan sedimen yang membuat saluran dangkal," katanya, Kamis (19/11).

Bersihkan Sampah Sisa Banjir, 50 PHL Sisir Ciliwung

Menurut Abdul, diperkirakan sampah dan sedimen yang bisa diangkat dari saluran bisa mencapai 100 karung. Sebab memang cukup lama saluran tersebut belum dibersihkan.

"Kita akan lakukan dengan cepat pembersihannya sebelum hujan semakin sering. Agar pengguna jalan bisa lebih nyaman. Semoga warga sekitar juga bisa tetap menjaga kebersihan salurannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3600 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati