You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 JPO Pasar Ular di Koja Berubah Fungsi
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

JPO Pasar Ular Beralih Fungsi

Pejalan kaki yang kerap melintasi jembatan penyeberangan orang (JPO) di jalan inspeksi Kali Sunter, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, tepatnya di sebelah Pasar Ular, mengeluhkan banyaknya pengendara motor yang menaiki JPO.

Mohon segera ditertibkan karena menyusahkan banyak pejalan kaki

"Saya jadi waswas kalau lewat JPO karena banyak motor yang ikut lewat. Saya khawatir kecebur kali," keluh Lista Ningsih (52), warga RT 03/05, Kelurahan Rawa Badak Utara, Rabu (25/11).

Basuki: JPO Harus Terbuka dan Terang

Para pengendara motor yang melewati JPO berupaya mempersingkat waktu perjalanan dari Jalan Plumpang Semper maupun mengarah ke Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok. 

"Mohon segera ditertibkan karena menyusahkan banyak pejalan kaki," ujar Lista.

Lurah Rawa Badak Selatan, Sutardjo mengakui, JPO Pasar Ular telah beralih fungsi. Hal ini terjadi lantaran ketidakdisiplinan para pengendara motor.

Agar kenyamanan pejalan kaki ‎tak kembali terusik, dalam waktu dekat ia akan menertibkan para pengendara roda dua di sana.

"Tentunya kita gandeng petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara ya," ucap Sutardjo.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3331 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2218 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye940 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye855 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye840 personAldi Geri Lumban Tobing