You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki akan Perbanyak Pembangunan Rusun
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki akan Perbanyak Pembangunan Rusun

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berencana membangun sebanyak-banyaknya hunian vertikal di ibukota. Hal ini untuk menyiasati keterbatasan lahan yang dimiliki Jakarta. Adanya sejumlah peraturan yang membatasi pembangunan vertikal ini, akan dievaluasi.

Kita memang harus membangun vertikal sebanyak-banyaknya di tengah lahan hunian yang minim, dan pertambahan penduduk yang pesat di Jakarta

"Kita memang harus membangun vertikal sebanyak-banyaknya di tengah lahan hunian yang minim, dan pertambahan penduduk yang pesat di Jakarta," kata Basuki usai menghadiri sidang paripurna DPRD DKI, Rabu (25/11).

Basuki mengatakan, saat ini Pemprov DKI sudah memulai upaya pembangunan hunian vertikal dengan membangun rumah susun (rusun). "Itu akan kita gencarkan terus ke depannya," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

53 Petugas PPSU Mendaftar di Rusun Rawa Bebek

 

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Ika Lestari Aji menambahkan, tahun ini ada 21.000 unit rusun yang akan dibangun di 15 lokasi, diantaranya di Kampung Bandan, Ujung Menteng, Rawa Buaya dan Waduk Pluit. Satu blok rusun terdiri atas 15 lantai dengan luas 1-2 hektare. Luas setiap unit sekitar 30 meter persegi.

Selain berbentuk rusun mandiri, Pemprov DKI berencana membangun rusun terpadu dengan pasar. Ada 10 lokasi yang telah direncanakan, yakni di Pasar Sunter, Pasar Cempaka Putih, Pasar Jembatan Besi, Pasar Sindang, Pasar Serdang, Pasar Grogol, Pasar Lontar Kebon Melati, Pasar Jelambar Polri, Pasar Sukapura dan Pasar Blok G Tanah Abang.

Berkaca pada relokasi warga Kampung Pulo, penggantian unit rusun diberikan berdasarkan bidang tanah. "Berdasarkan hasil pemetaan dari Badan Pertanahan Nasional, ada 520 bidang tanah di Kampung Pulo. Kami ganti rusun ekuivalen jumlahnya dengan jumlah bidang tanah," kata Ika.

Jika warga di bantaran sungai memiliki sertifikat, Pemprov DKI menawarkan konsep penggantian 1,5 kali. Artinya, luas tanah akan diganti unit rusun sebanyak 1,5 kali.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6842 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6317 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1436 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1408 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1335 personAldi Geri Lumban Tobing