You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satpol PP Jakbar Diminta Awasi JPO
photo Doc - Beritajakarta.id

Satpol PP Jakbar Diminta Awasi JPO

Untuk mencegah terjadinya tindakan kriminalitas, petugas Satpol PP di Jakarta Barat diminta melakukan pengawasan dan penjagaan di jembatan penyeberangan orang (JPO). 

Saya minta JPO yang ada agar dijaga dan diawasi, kelurahan yang di wilayahnya ada JPO agar perintahkan anggota Satpol PP untuk mengawasinya

“Saya minta JPO yang ada agar dijaga dan diawasi, kelurahan yang di wilayahnya ada JPO agar perintahkan anggota Satpol PP untuk mengawasinya, terutama di lokasi yang rawan kriminalitas,” tegas Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi, Selasa (1/12).

Di Jakarta Barat, terdapat 30 JPO yang tersebar di delapan kecamatan. Selain itu, di JPO diminta dipasang lampu penerangan agar tidak dimanfaatkan untuk hal-hal negatif.

Penerangan Tujuh JPO di Jaktim Ditambah

“Sudin Perindustrian dan Energi agar menginventarisir lokasi JPO yang belum ada lampu penerangannya. Secepatnya dipasang lampu agar terang benderang,” pintanya.

Bahkan, lanjut Anas, rencananya seluruh JPO di Jakarta Barat akan dipasang kamera pengintai alias CCTV untuk mengetahui kondisi di sekitarnya selama 24 jam.

“Pengawasannya selain oleh Satpol PP kelurahan, nantinya Satpol PP tingkat kota secara mobile atau berkeliling di lokasi-lokasi JPO,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6793 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2995 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2115 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1883 personAnita Karyati