You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ini Data Korban Yang Dievakuasi Ke Rumah Sakit Atmajaya
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

3 Korban Metromini Vs KRL Dirawat di RS Atmajaya

Tiga korban luka-luka akibat peristiwa tabrakan Metromini jurusan B 80 jurusan Kalideres - Kota dengan KRL commuter line di pintu perlintasan Jl Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat masih menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Atmajaya, Penjaringan, Jakarta Utara.

Untuk yang luka dalam, kita sedang rujuk ke rumah sakit lain, karena ICU kita penuh. Sedangkan dua lagi, kita masih bisa rawat

Dokter IGD RS Atmajaya, Anton Abadi menuturkan, tiga korban luka-luka tabrakan metromini dengan KRL masih menjalani perawatan di RS Atamajaya. "Tiga korban luka-luka masih menjalani perawatan. Sedangkan dua korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," ujar Anton, Minggu (6/12).

Ketiga korban yang hingga kini maih menjalani perawatan itu yakni atas nama Marfuddin, Slamet Muzaki, dan Sunarti warga Tanah Sereal, Tambora.

Korban KRL Tabrak Metromini Jadi 16 Orang

"Untuk yang luka dalam, kita sedang rujuk ke rumah sakit lain, karena ICU kita penuh. Sedangkan dua lagi, kita masih bisa rawat," tandasnya.

Adapun korban tewas atas nama Elimah (19) warga Dusun Rokol Kulon dan Wahyu (40) warga Kampung Duri, Duri Kosambi, Cengkareng.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati