You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
607 PHL Pertamanan Jakpus Disiapkan Tanggulang Bencana
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Musim Hujan, 607 PHL Pertamanan Disiagakan

Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat telah menyiapkan 607 Pekerja Harian Lepas untuk menghadapi musim hujan. Ratusan PHL itu disiagakan untuk menindaklanjuti pohon tumbang maupun sempal.

Harapan kita tentunya dengan kelengkapan alat yang sudah mumpuni akan membantu proses pekerjaan di lapangan

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, Putut Widia Martara mengatakan, ‎seluruh PHL saat ini sudah dilengkapi sejumlah peralatan untuk dapat melakukan penanganan pohon tumbang secara cepat.

"Kita juga dilengkapi unit reaksi cepat sebanyak empat motor, yang ‎ditugaskan lebih dahulu menangani pohon tumbang atau sempal," kata Putut, saat memimpin apel di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/12).

Pengamanan Taman Menteng Harus Diperketat

Peralatan tersebut antara lain, tambang, senso, helm, rompi, senter dan lainnya. Nantinya petugas lainnya yang menggunakan kendaraan akan mengangkut pohon yang tumbang tersebut.

‎"Harapan kita tentunya dengan kelengkapan alat yang sudah mumpuni akan membantu proses pekerjaan di lapangan. Posko kita di Jalan Latuharhary siap memonitor jika ada laporan warga terkait pohon tumbang," ujar Putut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye16487 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11329 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6784 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3657 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1721 personFolmer