You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampah Menggunung di Jl Palad Pulogadung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sampah Menumpuk di Jl Palad Pulogadung

Pengguna jalan dan warga mengeluhkan keberadaan tumpukan sampah di Jl Palad, Pulogadung, Jakarta Timur. Tumpukan sampah setinggi 1,5 meter itu diduga sudah ada sejak dua hari yang lalu dan berasal dari pedagang yang sengaja membuang sampah di lokasi tersebut.

Sudah dua hari menumpuk dan belum juga diangkut petugas

Selain menimbulkan bau tak sedap, keberadaan sampah itu juga membuat kotor lingkungan dan terkesan kumuh. Ironisnya, hingga kini, tumpukan sampah itu tak kunjung diangkut petugas.

“Sudah dua hari menumpuk dan belum juga diangkut petugas. Padahal, biasanya setiap pagi ada yang mengangkut,” ujar Maryam (47), salah seorang pedagang di kawasan Jl Palad, Pulogadung, Senin (4/1).

Sampah Malam Tahun Baru Capai 700 Ton

Camat Pulogadung, Ahmad Hariadi mengatakan, tumpukan sampah itu berasal dari pedagang Pasar Palad. Tumpukan sampah terjadi akibat pasar tersebut hanya memiliki seorang petugas kebersihan. Padahal, jumlah pedagang di pasar tersebut mencapai 100 pedagang.

“Pasarnya besar dan pedagangnya banyak namun petugas kebersihannya hanya ada satu. Sehingga sampah cepat menumpuk," katanya.

Kondisi ini, kata Hariadi, juga diperparah oleh rendahnya disiplin para pedagang yang kerap membuang sampah secara sembarangan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2494 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1313 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1058 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1058 personFakhrizal Fakhri
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye899 personDessy Suciati