You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lapak PKL di Kramat Pela Dibongkar
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Lapak PKL di Kramat Pela Dibongkar

Sedikitnya delapan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jl Limau I, II dan III, Kramaaat Pela, Kebayoran Baru, dibongkar. Pembongkaran dilakukan lantaran keberadaan lapak semi permanen itu menutupi pedestrian dan saluran air.

Namanya saluran nggak boleh ditutupin apapun apalagi bangunan permanen

Kasatgas Pol PP Kecamatan Kebayoran Baru, Daniel Hutajulu mengatakan, penertiban hari ini merupakan tindak lanjut keluhan warga yang terganggu akses pejalan kaki karena diserobot PKL.

"Menindaklanjuti aduan masyarakat kepada Gubernur terkait PKL di kampus UHAMKA, bukan hanya marak PKL, tapi juga parkir liar," kata Daniel, Rabu (20/1).

Belasan Bangunan Liar di Jalan Mangga Besar VII Dibongkar

Dikatakan Daniel, lokasi tersebut sebelumnya pernah ditertibkan pada bulan September lalu, namun belum maksimal.

Pantauan Beritajakarta.com, satu bangunan permanen menyerupai kios menutupi saluran air. Menurut Daniel, pemilik bangunan sengaja menambah bangunan untuk berdagang dengan tiga usaha berbeda. Lapak tersebut, ungkapnya, diperkirakan sudah ada sejak 15 tahun lalu.

"Namanya saluran nggak boleh ditutupin apapun apalagi bangunan permanen, dia mulai jualan pulsa, mie ayam, foto copy," tandas Daniel.

Dalam penertiban ini dikerahkan sebanyak 40 personel Satpol PP gabungan, beserta tiga mobil patroli dan dua unit truk untuk mengangkut puing-puing.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6750 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5663 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2852 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1876 personAnita Karyati