You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pertanian Warga Binaan Lapas Salemba Panen
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Pertanian Warga Binaan Lapas Salemba Panen

Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat terus melakukan pembinaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba. Keahlian bercocok tanam sayuran, akan menjadi bekal saat bebas.

Hasil yang dipanen rata-rata 40 sampai dengan 60 kilogram, dan hasilnya sebagian dikonsumsi sendiri serta sebagian lagi dipasarkan dengan label Bunda Lasamba

"Ada lahan seluas 800 meter persegi yang khusus ditanami sayuran seperti slada, sawi, pare, bayam hijau, bayam merah, kangkung dan terong," ujar Muljadi, Kepala Sudin KPKP Jakarta Pusat, Jumat (22/1).

Menurut Muljadi, usaha yang dilakukan pihaknya pun sudah menuai hasil. Karena lahan pertanian yang berada di dalam lapas sudah panen dengan hasil yang cukup memuaskan.

Halaman Kantor Camat Disulap Jadi Lahan Pertanian

"Hasil yang dipanen rata-rata 40 sampai dengan 60 kilogram, dan hasilnya sebagian dikonsumsi sendiri serta sebagian lagi dipasarkan dengan label Bunda Lasamba (perkebunan dalam lapas salemba)," tuturnya.

Dikatakan Muljadi, kedepan akan dikembangkan dengan sistem teknologi pertanian dengan hidroponik atau verticulture. Dan pihaknya akan membantu sarana dan prasarana serta pembinaannya.

"Nanti yang budidaya dari warga lapas, sebagai bekal ketrampilan bila mereka bebas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati