You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kurang Lubang Biopori, RPTRA Kenanga Tergenang
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

RPTRA Kenanga Gambir Tergenang

Hujan yang menguyur Ibukota sejak pagi hingga siang hari tidak hanya menyebabkan genangan di sejumlah ruas jalan. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kenanga, di  Jl Tidore, Kelurahan Cideng, Gambir, pun tak luput dari genangan.

Ini karena kurangnya biopori. Disini baru ada 20 lubang biopori dan rencananya kami akan tambah 15 sampai 20 lagi

Pantauan Beritajakarta.com, hingga sekitar pukul 12.00, genangan di sejumlah titik RPTRA terjadi hingga setinggi sepuluh sentimeter. Diantaranya, tempat arena bermain anak dan taman bagian kiri arena bermain anak.

Genangan di Jl Gunung Sahari Surut

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kelurahan Cideng, Togar Hutajulu mengatakan, untuk mengatasi genangan, pihaknya menerjunkan petugas PPSU untuk mendorong air ke saluran di sekitar.

Menurutnya, genangan terjadi akibat RPTRA kurang lubang resapan sehingga air tidak bisa segera meresap ke dalam tanah.

"Ini karena kurangnya biopori. Di sini baru ada 20 lubang biopori dan rencananya kami akan tambah 15 sampai 20 lagi," kata Togar, Senin (1/2).

Dikatakan Togar, jika sudah dibuat tambahan biopori dengan kedalaman 30 sentimeter sampai dengan satu  meter, pihaknya optimis tidak akan ada lagi genangan. Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan merealisasi pembuatannya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1215 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1000 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye796 personFakhrizal Fakhri
close