You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 1.000 Warga Mengantri Sembako Murah di RPTRA Cililitan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sembako Murah di RPTRA Cililitan Diserbu Warga

Bazar sembako murah di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, dipadati warga. Sekitar 1.000 warga tidak mampu mengantre untuk membeli paket sembako seharga Rp 25 ribu.

Agar tertib, kita jadwalkan pembagian dibedakan waktunya sesuai RW

Setiap paket yang dijual terdiri dari 2 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng kemasan dan 5 bungkus mie instan. Kegiatan yang digelar sejak pukul 09.00 hingga 17.00 itu merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya dan didukung salah satu bank swasta nasional.

Warga Serbu Paket Sembako Murah di Pasar Baru

Lurah Cililitan, Sabdo Kurnianto mengatakan, ramainya peminat disebabkan, harga di pasaran untuk jenis barang yang sama harganya mencapai Rp 50 ribu.

“Ada 1.000 orang dari keluarga tidak mampu yang tersebar  di 16 RW dibagikan kupon sejak Minggu sore kemarin. Agar tertib, kita jadwalkan pembagiannya sesuai RW,” ujarnya, Senin (1/2).

Kurniasih (40), warga yang turut mengantre sembako murah, mengaku senang adanya pasar murah ini.

“Mudah-mudahan di RPTRA Cililitan ini sering digelar pasar murah seperti ini, sehingga orang seperti kami ini dapat terbantu,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1336 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1178 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye943 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye770 personFakhrizal Fakhri
close