You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gedung Mangkrak Harus Diperiksa Kelayakannya
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Gedung Mangkrak Harus Diperiksa Kelayakannya

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Penataan Kota DKI untuk melakukan pemeriksaan gedung atau bangunan yang sudah mangkrak dan tidak dipergunakan pemilik.

Cek aja apakah membahayakan atau tidak, dan kemudian mendata juga bangunan-bangunan yang mangkrak untuk bisa memberikan declare, maunya apa kan gitu, terus atau kita bongkar

"‎Termasuk gedung-gedung yang lama sudah tidak digunakan. Misalnya di Menara Saidah‎, itu coba di cek," ujar Djarot, Selasa (2/2).

Menurut Djarot, seluruh gedung yang mangkrak maupun yang telah diberikan Surat Perintah Bongkar (SPB)‎ segera ditindak lanjuti. Bila hal itu tidak dirampungkan, dikhawatirkan gedung yang lama tak terpakai malah membahayakan warga.

4 Toilet Apung di Pulau Pari Dibongkar

"‎Cek aja apakah membahayakan atau tidak, dan kemudian mendata juga bangunan-bangunan yang mangkrak untuk bisa memberikan declare, maunya apa kan gitu, terus atau kita bongkar," ucapnya.

Djarot mengimbau agar penindakan dengan membongkar bangunan harus sesuai dengan nilai ekonomis dan penataan kota yang baik.‎

"Jangan merugikan dari segi tata kota dan juga banyak merugikan warga masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  2. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1096 personAnita Karyati
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1094 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye919 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati