You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Genangan Kampung Pulo Surut 9 Jam
photo Nurito - Beritajakarta.id

Genangan Kampung Pulo Surut dalam 9 Jam

Luapan Kali Ciliwung yang menggenang kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, kini sudah surut, Selasa (2/2). Puncak genangan terjadi sekitar pukul 03.00 dinihari, dan mulai surut sekitar pukul 12.00.

Air puncaknya naik sekitar pukul 03.00 namun sekitar 12.00 siang ini sudah surut. Air cepat surut karena ada normalisasi Ciliwung

Chudori (41) warga RT 03/03 Kampung Pulo mengatakan, genangan kali ini cepat surut kurang lebih sembilan jam. Hal ini ungkapnya, karena proyek normalisasi Ciliwung.

"Air puncaknya naik sekitar pukul 03.00 namun sekitar 12.00 siang ini sudah surut. Air cepat surut karena ada normalisasi Ciliwung," ujar Chudori.

Usai Normalisasi, Warga Kampung Pulo Kini Lebih Nyaman

Ia menuturkan, sebelum ada normalisasi, atap rumahnya tertutup tergenang. Banjir terparah dialaminya sekitar tahun 2007. Ketinggian air mencapai lima meter. Sedangkan kali ini, ketinggian air  maksimal hanya satu meter.

Pantauan Beritajakarta.com, genangan yang tadi pagi sempat masuk ke rumah-rumah warga sudah tidak terlihat lagi. Genangan hanya terlihat di saluran air yang ada di depan rumah warga. Selain itu juga di jalan inspeksi Ciliwung yang posisinya lebih tinggi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5295 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1851 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1784 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1776 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1583 personAnita Karyati