You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pagi Ini, Empat Pintu Air Siaga 3
photo Doc - Beritajakarta.id

Pagi Ini, Empat Pintu Air Siaga 3

Sebanyak empat pintu air pagi ini berstatus siaga 3, dengan ketinggian air bervariasi. Warga yang berada di bantaran Sungai Ciliwung diminta untuk waspada. Pintu air yang berstatus siaga 3 yakni Bendung Katulampa setinggi 80 sentimeter, Manggarai setinggi 770 sentimeter, Karet setinggi 450 sentimeter, dan Pasar Ikan setinggi 174 sentimeter.

Bendung Katulampa berstatus siaga 3 sejak kemarin sore. Karena hujan terus mengguyur kawasan hulu

"Bendung Katulampa berstatus siaga 3 sejak kemarin sore. Karena hujan terus mengguyur kawasan hulu," kata Desmanto, Petugas Piket Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Rabu (3/2).

Untuk diketahui jika debit air di Bendung Katulampa naik, maka akan sampai di Jakarta sekitar sembilan jam. Sementara dari Pintu Air Depok, air akan sampai sekitar enam jam ke aliran Sungai Ciliwung. Aliran tersebut satu jalur dengan Sungai Ciliwung.

Debit Air Bendung Katulampa Meningkat Drastis

Berikut wilayah yang diperkirakan akan terdampak kenaikan debit air di Pintu Air Manggarai, seperti Matraman Dalam, Kalipasir, Kwitang, Jati Pinggir, Jatipulo, Tomang, dan Rawa Kepa.

Sementara itu beberapa pintu air lainnya masih berstatus siaga 4 atau normal seperti Pintu Air Depok, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Angke Hulu, Cipinang Hulu, Sunter Hulu, Pulo Gadung, dan Waduk Pluit.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati