You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Ingin Tim Sepakbola Indonesia Bermain di Asian Games 2018//
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Harap Timnas Indonesia Berlaga di Asian Games

Wakil Gubernur DKI Jakarta, ‎Djarot Saiful Hidayat berharap tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia dapat berlaga di ajang Asan Games yang akan digelar pada 2018 mendatang.

Menjelang Asian Games, PSSI harus segera bersatu bentuk kepengurusan baru dan selesaikan sanksi FIFA

Karena itu, Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PPSI) diminta segera bersatu dan menyelesaikan sanksi dari federasi sepakbola internasional FIFA.

"Menjelang Asian Games, PSSI harus segera bersatu bentuk kepengurusan baru dan selesaikan sanksi FIFA. Sehingga di Asian Games nanti ada perwakilan Indonesia. PPSI bisa tampil," kata Djarot di Balai Kota, Rabu (3/2).

DKI Siap Jadi Tuan Rumah TAFISA

‎Ia meminta para pemangku kepentingan di PSSI bisa menjadikan ajang Asian Games 2018 sebagai momentum kebangkitan sepakbola tanah air. Sebab, dalam setiap pertandingan sepakbola tingkat Asia, tim sepakbola Indonesia selalu kandas di penyisihan.

"‎Berapa kali kita gagal dan selalu gagal. Kita hanya berhasil melaju ke Asian Games itu zamannya Bung Karno saja. Tapi sekarang nggak. Ketika kita menjadi tuan rumah Asian Games 2018, secara otomatis kita bisa masuk mengirimkan tim sepakbola kita. Tapi kalau (PSSI) nggak bersatu mana bisa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11668 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1354 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1309 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1291 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1000 personBudhi Firmansyah Surapati