You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota Jaksel Minta PSN Jangan Hanya Seremonial
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Wali Kota Minta PSN Jangan Hanya Seremonial

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi meminta agar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan selama ini tidak hanya sebatas seremonial. Tetapi bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menguras, mengubur dan menutup atau program 3 M.

Makanya saya berkali-kali bilang kalau melakukan PSN jangan seremonialnya, tapi bagaimana mereka melakukan melakukan 3M

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kasus meninggalnya siswa SD berumur sembilan tahun bernama Rayhan Desfarel Tri W akibat menderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Hari Jumat kita melakukan kegiatan PSN. Makanya saya berkali-kali bilang kalau PSN jangan seremonialnya, tapi bagaimana mereka melakukan 3M," kata Tri, Kamis (4/2).

Pengasapan di Jakbar Digelar Serentak

Menurut Tri, program 3M paling efektif untuk memutus perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypty dan menekan kasus DBD. Maka dari itu kegiatan PSN harus bisa mendoong masyarakat agar lebih gencar melakukan program 3 M.

"Kalau di-fogging yang mati cuma nyamuk aja, jentik nggak mati. Ini yang kita dorong ke masyarakat melakukan 3M itu. Minimal di keluarganya sendiri, kandang burung, kaleng-kaleng bekas, dan barang-barang yang menampung air," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6801 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5671 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3024 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2118 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1886 personAnita Karyati