You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Deras, Kalibaru Mulai Meluap
photo Nurito - Beritajakarta.id

Hujan Deras, Kali Baru Meluap

Hujan deras yang mengguyur wilayah Ibukota menyebabkan Kali Baru di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur meluap. Meski belum sampai turun ke Jalan Raya Bogor, luapan air meluber ke Saluran Gendong yang berada di sisi timur kali tersebut.

Air belum meluber ke Jalan Raya Bogor. Namun baru turun ke saluran gendong yang ada di sisi timurnya

Pantauan Beritajakarta.com di lapangan, air meluber melalui tanggul yang ada di samping pintu air Hek. Luapan ait itu seluruhnya masuk ke saluran gendong di sisi timur Kalibaru. Sejumlah petugas pintu air, nampak sibuk mengatur pintu air yang menuju ke Kali Cipinang. Sedangkan dua pintu air yang menuju ke Cililitan, dibiarkan dibuka.

Ditemui di lokasi, Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan tengan memantau petugas Penanganan Prasarana Sarana umum (PPSU) mengangkut material sampah yang hangut terbawa banjir dari luapan air Kali Baru.

200 Meter Inrit di Jl Kalibaru Barat 1 Dibongkar

"Air belum meluber ke Jalan Raya Bogor. Namun baru turun ke saluran gendong yang ada di sisi timurnya. Kalau air terus meluap, ya bisa meluber ke Jalan Raya Bogor," katanya, Jumat (12/2).

Eka menjelaskan, air di Kalibaru mulai meluap sekitar pukul 14.30 saat kawasan tersebut tengah diguyur hujan deras. Pada pukul 18.00 ketinggian air di Kalibaru terus meningkat hingga akhirnya meluber ke Saluran Gendong.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12376 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1372 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1356 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1311 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1018 personBudhi Firmansyah Surapati