You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga RW 08 Penjaringan Minta Pohon Ditoping
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Warga RW 08 Penjaringan Minta Penopingan Pohon

Warga RW 08, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara meminta agar keberadaan puluhan pohon sepanjang Jalan Pluit Dalam segera ditoping. Sebab, pohon sudah tumbuh tinggi dan rindang hingga rawan ambruk atau dahan sempal.

Saat ini kan musim hujan dan sering disertai angin kencang. Warga khawatir pohon tumbang atau dahannya sempal

Romawi (51), warga  RT 08/08, Kelurahan Penjaringan mengatakan, keinginan warga agar pohon jenis angsana yang jumlahnya sekitar 30 pohon yang berada pada dua sisi jalan segera ditoping karena sudah tumbuh tinggi dan rimbun.

"Saat ini kan musim hujan dan sering disertai angin kencang. Warga khawatir pohon tumbang atau dahannya sempal," ujar Romawi, Senin (15/2).

8 Pohon di Jl Teluk Gong Raya Ditoping

Untuk itu, demi keamanan dan kenyamanan warga mengingat jalan ramai dilintasi masyarakat diharapkan pohon segera ditoping.

Camat Penjaringan, Abdul Chalid menuturkan, pihaknya akan segera mengecek lokasi. Dan, memang bila sudah memang perlu ditoping, demi keamanan dan kenyaman warga dan masyarakat pihaknya akan segera melakukan penopingan.

"Kami juga akan segera berkoordinasi dengan Sudin Pertamanan dan Pemakaman untuk menoping pohon tersebut," tandas Abdul.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close