You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Tata Air Jakbar Tangani 47 Pengaduan Soal Genangan Air
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jakbar Selesaikan 47 Aduan Genangan

Sebanyak 47 pengaduan warga terkait penanganan genangan telah berhasil ditangani oleh Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat. Puluhan pengaduan warga ini dilaporkan melalui aplikasi Qlue maupun surat yang masuk ke meja Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Kami semaksimal mungkin bekerja menindaklanjuti pengaduan warga terkait genangan

“Kami semaksimal mungkin bekerja menindaklanjuti pengaduan warga terkait genangan. Satgas Tata Air di tingkat kecamatan juga sigap saat menerima laporan genangan, mereka langsung turun untuk mencari penyebab dan secepatnya dibenahi,” kata Imron S, Kasudin Tata Air Jakarta Barat, Senin (15/2).

Keseluruhan genangan yang dilaporkan puluhan warga menurut Imron disebabkan oleh tiga persoalan. Yakni, saluran tertutup bangunan, posisi inrit lebih rendah dan saluran sengaja dimatikan (diuruk).

Beton Penutup Saluran di Maphar Dibongkar

Sebagai tindaklanjut, pihaknya melakukan berbagai penanganan, seperti merefungsi dan melakukan pengerukan lumpur dari saluran.

“Kewenangan penangan saluran air di pemukiman dikordinasikan dengan lurah agar ditangani oleh petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU). Itupun kami siap back up jika memang dibutuhkan alat berat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5175 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1830 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1770 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1677 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1553 personAnita Karyati