You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi PKL, Warga Bangun Taman di Depan Pasar Anyar Bahari
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Jalur Hijau Jl Tenggiri Dibangun Taman

Untuk mengantisipasi Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali berjualan, jalur hijau di sepanjang Jalan Tenggiri RW 09, Tanjung Priok, Jakarta Utara dibangun ulang menjadi taman. Pembangunan jalur hijau tersebut dilakukan petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) dengan meninggikan pagar dan menanam sejumlah pepohonan.

Agar jalur hijau itu tidak kembali ditempati PKL, kita bersama warga sepakat membangun jalur hijau menjadi taman

Lurah Tanjung Priok, Ma’mun mengatakan, selama ini jalur hijau di sepanjang jalan tersebut berkondisi kosong tanpa tanaman dan minim pepohonan. Imbasnya banyak PKL yang memanfaatkan areal jalur hijau tersebut sebagai tempat berjualan sehingga memicu kemacetan.

Penataan Kalijodo untuk Kembalikan Fungsi RTH

"Agar jalur hijau itu tidak kembali ditempati PKL, kita bersama warga sepakat membangun jalur hijau menjadi taman," katanya, Selasa (16/2).

Ma'mun melanjutkan, untuk sementara pengerjaan pembangunan ulang jalur hijau di lokasi dimulai dengan meninggikan tembok taman. Setelah pengerjaan fisik dirampungkan, taman jalur hijau tersebut akan ditanami pepohonan.

"Selanjutnya di dalamnnya nanti ditanami berbagai jenis pohon agar lebih hijau dan asri," tuturnya.

Ia berharap, setelah dibangun ulang, taman jalur hijau yang berada di depan Pasar Anyar Bahari tersebut dapat dijaga warga dengan baik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11407 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1349 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1284 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye995 personBudhi Firmansyah Surapati