You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
erp jalan berbayar
photo Doc - Beritajakarta.id

Polda Siap Dukung Penerapan ERP di DKI

Penerapan Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar yang mulai diberlakukan Pemprov DKI tahun depan mendapat dukungan Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya. Namun, untuk mewujudkan kebijakan tersebut di beberapa ruas jalan di ibu kota juga diperlukan Electronic Registration & Identification (ERI).

ERI itu adalah dasar untuk kita melaksanakan ERP, tanpa ERI mustahil kita melaksanakan hal tersebut

"ERI itu adalah dasar untuk kita melaksanakan ERP, tanpa ERI mustahil kita melaksanakan hal tersebut," kata AKBP Bakharuddin Muhammad Syah, Wadirlantas Polda Metro Jaya dalam sebuah diskusi ERP di Jakarta, Selasa (3/6).

Menurutnya, kepolisian sendiri telah siap melakukan registrasi dan mencocokkan data yang dimiliki dengan data yang ada di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) DKI. "Kami telah siap untuk sinkronisasi dengan Dispenda DKI, kapan mau disinkronkan? Tanpa ERI, ini mustahil diwujudkan," ucapnya.

Gerbang ERP Masuki Tahap Tes Tanah

Ia menambahkan, mendukung penuh kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang akan menerapkan ERP. Menurutnya hal tersebut sangat positif, sehingga kepolisian pun sangat serius dalam hal ini agar kebijakan tersebut dapat segera dilaksanakan.

"Ini tentunya wajib kita dukung, karena arahnya positif dan kami siap diajak revolusi. Kami juga sudah mensosialisasikan ke sosial media, termasuk di TMC dan RTMC," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, M Akbar mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar datanya bisa segera dicocokkan dengan yang ada di Polda Metro Jaya.

"Nanti kami coba koordinasikan dengan Dispenda mengenai data kendaraan," kata Akbar.

Sedangkan data yang akan digunakan tetap mengacu kepada data yang dimiliki Polda Metro Jaya, karena data yang dimiliki Dispenda hanya kendaraan yang ada di Jakarta, sementara yang melintas di Jakarta bukan hanya kendaraan dari Jakarta saja, tapi juga dari Depok, Tangerang dan Bogor.

"Saya pikir kita akan menggunakan data yang ada di Polda Metro, dan yang melanggar bukan hanya kendaraan di Jakarta saja," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2910 personAnita Karyati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye2534 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1711 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1690 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1679 personDessy Suciati