You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 5 Truk Kulit Kabel Diangkut Dari Saluran Medan Merdeka Selatan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Kulit Kabel Penyebab Genangan di Jl Medan Merdeka

Sebanyak dua unit truk dikerahkan untuk mengangkut kulit kabel dari dalam saluran perempatan Jl Medan Merdeka Selatan dan Jl MH Thamrin, Gambir Jakarta Pusat, Minggu (28/2). Sejak Rabu (24/2), total sudah lima truk kulit kabel diangkut dari saluran di sekitar Jl Medan Merdeka Selatan.

kita cek terus sampai akhirnya tahu ada sumbatan di lokasi tersebut

Staf Pemeliharaan Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat, Satino mengatakan, pemeriksaan di lokasi berdasarkan genangan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan beberapa waktu lalu. Diketahui, petugas mengecek saluran karena aliran air yang tidak berjalan normal.

"Kita sudah angkut sedimen dari saluran sepanjang depan Balai Kota DKI, namun air tak turun juga, kita cek terus sampai akhirnya tahu ada sumbatan di lokasi tersebut," ujarnya, Minggu (28/2).

Saluran Jl Medan Merdeka Timur Dipenuhi Kulit Kabel

‎Ketika dicek, petugas menemukan kulit kabel yang bertumpuk di saluran setinggi kurang lebih dua meter tersebut. Petugas kemudian melakukan pengangkutan dan tercatat sudah sebanyak lima truk kabel dikeluarkan dari saluran tersebut.

Menurutnya, setelah dibersihkan,  aliran air bisa kembali normal menuju aluran PHB Abdul Muis.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6883 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5678 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3429 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2128 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati