You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMB Lenggang Jakarta Kemayoran Sedang Diproses
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

IMB Lenggang Jakarta Kemayoran Sedang Diproses

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kebut pembangunan Lenggang Jakarta Kemayoran di Jakarta Pusat. Lokasi eks Gang Laler kini masuk dalam tahap finalisasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Bulan Maret akan segera dibangun. Kita sudah urus IMB nya, mungkin akhir Maret sudah bisa dibangun

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi mengatakan, Lenggang Jakarta Kemayoran mulai dibangun akhir Maret 2016.

"‎Bulan Maret akan segera dibangun. Kita sudah urus IMB nya, mungkin akhir Maret sudah bisa dibangun," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/3).

Lenggang Jakarta akan Dibangun di Kemayoran

Rencananya, Lenggang Jakarta Kemayoran mampu menampung 488 Pedagang Kaki Lima (PKL). Rinciannya 238 PKL binaan kuliner dan 250 yang dagang non kuliner.

Ratusan PKL binaan yang ditampung di Lenggang Jakarta Kemayoran, mampu meningkatkan tujuan wisatawan domestik.

"Letaknya strategis. Kita harapkan sebelum Pekan Raya Jakarta digelar, Lenggang Jakarta Kemayoran rampung dikerjakan. Sehingga bisa dilihat lokasi itu menjadi tujuan wisata," tandasnya.

Ditambahkan Irwandi, launching Lenggang Jakarta Kemayoran akan dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1189 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye981 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye953 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri
close