You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Distribusi Daging ke Masyarakat Tak Maksimal
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Distribusi Daging ke Masyarakat Tak Maksimal

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mempertanyakan sistem distribusi daging sapi oleh PD Dharma Jaya dan PD Pasar Jaya. Sebab daging yang ada di penyimpanan menumpuk dan tidak sesuai dengan target penjualan.

Padahal kondisi sapi dilapangan sangat kurang, bagaimana bisa numpuk dipenampungan

"Padahal kondisi sapi dilapangan sangat kurang, bagaimana bisa numpuk dipenampungan," ujar Basuki, saat rapat pimpinan (Rapim), Senin (21/3).

Menurut Basuki, penjualan daging sapi yang dilakukan PD Pasar Jaya kepada masyarakat tidak efektif. Sebab dalam sehari hanya bisa menjual daging setara lima ekor sapi.

Basuki: Beli Daging Segar Langsung di RPH

Terkait hal ini, Dirut PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusuma mengakui jika penjualan melalui PD Pasar Jaya yang ditargetkan 20-30 ekor sapi per hari tidak tercapai.

"Memang seharusnya penerapannya seperti itu. Kita antisipasi kalau tidak diserap, ya harus dijual," katanya.

Sementara itu Dirut PD Pasar Jaya, Lutfi Rachman menampik jika pihaknya memiliki target penjualan. Sebab proses penjualan yang dilakukannya hanya fokus pada stabilisasi harga daging di pasaran.

"Kita fokusnya memang bukan berapa banyak bisa diserap, hanya untuk stabilisasi harga saja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6322 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1986 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1820 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1581 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1309 personBudhi Firmansyah Surapati