You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pria Tewas Tertabrak Bus Feeder Transjakarta
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pria Tewas Tertabrak Bus Feeder Transjakarta

Seorang pria tewas tertabrak bus pegumpan (feeder) Kopaja terintegrasi Transjakarta di Jalan Pasar Senen, Jakarta Pusat, tepatnya di depan Gedung Barata, Rabu (23/3) sore.

Kejadiannya sekitar pukul 16.15. Korban nyebrang sambil ngerokok dan tidak lihat sisi kanan jalan, langsung nyebrang

Korban yang belakangan diketahui bernama Muhammad Iqbal Huruy (61) tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.

Dodo (67), salah seorang saksi mata menuturkan, kejadian ini berawal ketika korban hendak menyebarang dari gedung di Jalan Gunung Sahari menuju Jalan Pasar Senen. Bersama dengan itu, bus feeder Kopaja melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak korban.

Ibu Rumah Tangga Tewas Tertabrak Bus Transjakarta

"Kejadiannya sekitar pukul 16.15. Korban nyebrang sambil ngerokok dan tidak lihat sisi kanan jalan, langsung nyebrang," katanya.

Menurut Dodo, setelah dihajar bus feeder di ruas jalan tersebut, warga Cempaka Putih ini pun langsung meninggal di lokasi kejadian dengan luka di kepala.

"Korban langsung meninggal di tempat," jelasnya.

Ia melanjutkan, supir bus feeder Transjakarta yang diketahui bernama Armadani langsung melarikan diri.

"Tadi sopirnya langsung kabur dan keneknya langsung diamankan langsung diserahkan ke polisi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3243 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2861 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1612 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1433 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1188 personFolmer