You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penyebaran TB di DKI Masih Tinggi
photo Erikyanri Maulana - Beritajakarta.id

Penyebaran TB di DKI Masih Tinggi

Penyebaran penyakit tuberkolosis (TB) di DKI Jakarta masih cukup tinggi. Untuk tahun 2015 tercatat mencapai 22.230 kasus.‎

Apalagi deteksi dini di masyarakat belum merata, padahal kita sudah targetkan kasus TB bisa ditemukan 90 persen diwilayah DKI

Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widiastuti mengatakan, penyakit TB merupakan penyakit menular. Satu pasien TB yang tidak diobati berpotensi menularkan kepada 10-15 orang disekitarnya.

"Apalagi deteksi dini di masyarakat belum merata, padahal kita sudah targetkan kasus TB bisa ditemukan 90 persen di wilayah DKI, saat ini baru mencapai 86 persen," ujarnya, Senin (28/3).

Wilayah Terpapar TB akan Dimasukkan Ke Smart City

Selain itu sejumlah kasus TB kebal obat menolak mendapatkan pengobatan sebanyak 466 orang ‎dari 1.670 pasien sejak tahun 2009 hingga 2015. Selain itu tercatat kasus drop out atau menolak berobat sebanyak 209 dari 1.204 pasien di tahun 2015.

Adapun kasus TB di Jakarta paling banyak ditemukan di Jakarta Timur sebanyak 7.534 kasus, Jakarta Barat sebanyak 5.034 kasus, Jakarta Pusat sebanyak 3.747 kasus, Jakarta Selatan sebanyak 3.599 kasus, Jakarta Utara sebanyak 2.306 kasus dan Pulau Seribu sebanyak 10 kasus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6741 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5662 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2823 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2109 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1874 personAnita Karyati