You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Razia Pangan Digelar di Pasar Perumnas Klender
photo Nurito - Beritajakarta.id

Razia Pangan Digelar di Pasar Perumnas Klender

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur kembali menggelar razia pangan di pasar-pasar tradisional. Ada lima pasar yang dilakukan pemeriksaan pada, Kamis (31/3) hari ini.

Razia pangan ini bagian rutin kegiatan Tim Ketahanan Pangan Jakarta Timur. Untuk mencegah beredarnya makanan yang mengandung zat kimia berbahaya

Sekretaris Kota Jakarta Timur, Junaidi mengatakan, lokasi yang akan diperiksa yaitu Pasar Perumnas Klender, Pondok Bambu, Sawah Barat, Cipinang Muara dan Cawang Kavling.

Dalam razia pangan ini, pemeriksaan laboratorium dipusatkan di Pasar Perumnas Klender. Seluruh sampel makanan yang diambil dari pedagang di lima pasar, nantinya dibawa ke Pasar Perumnas Klender untuk diperiksa.

Pedagang Tahu Berformalin Diberi SP

Sasarannya adalah untuk menjaring produk pertanian, peternakan dan perikanan yang mengandung zat kimia berbahaya. Untuk mendukung razia ini, empat laboratorium disiagkan di Pasar Perumnas Klender. Masing-masing Lab Kesmavet, Perikanan, Pertanian dan Lab dari BPOM DKI.

"Razia pangan ini bagian rutin kegiatan Tim Ketahanan Pangan Jakarta Timur. Untuk mencegah beredarnya makanan yang mengandung zat kimia berbahaya," tandas Junaidi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye977 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye847 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye805 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye798 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye764 personAldi Geri Lumban Tobing