You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PKL Jl Kramat Jaya Kembali Gelar Lapak
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

PKL Jl Kramat Jaya Kembali Gelar Lapak

Seminggu lalu baru kami tertibkan tapi sekarang sudah kembali

Kawasan sekitar Jakarta Islamic Centre (JIC), Jl Kramat Jaya, dikeluhkan marak pedagang kaki lima (PKL). Keberadaan PKL di pedestrian hingga memakan badan jalan, dikeluhkan memicu kemacetan.

Pantauan Beritajakarta.com, di sepanjang Jl Kramat Jaya, tepatnya di depan JIC, sedikitnya terdapat 50 PKL yang menggelar lapak. Mereka menjual berbagai macam pakaian, sepatu, mainan anak, makanan dan lain sebagainya.

Bangunan dan Lapak di Pasar Ikan Telah Dibongkar

Hakim (43), warga RW 03, Kelurahan Tugu Utara mengatakan, PKL tersebut tidak permanen. Mereka mulai menggelar dagangannya dari sekitar pukul 16.00 hingga pukul 24.00.

“Keberadaan PKL sudah sangat lama. Akibatnya ya setiap hari dari sore sampai malam jadi macet," ujarnya, Selasa (12/4).

Dikatakan Hakim, keberadaan PKL sepanjang jalan tersebut sudah sering ditertibkan. Namun, bisanya tak lama kemudian mereka kembali lagi menggelar lapaknya.

Kasatpol PP Jakarta Utara, Choiruddin mengakui, pihaknya sudah sering melakukan penertiban PKL sepanjang jalan tersebut. Tapi, para PKL selalu kembali. Paling lama tiga hari setelah disterilisasi, para PKL tersebut kembali menggelar lapaknya.

“Seminggu lalu baru kami tertibkan tapi sekarang sudah kembali. Kami berharap Sudin KUMKMP juga turut berperan dengan merelokasi pedagang,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6750 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5663 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2852 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1876 personAnita Karyati