You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Belasan Warung dan Pos RW di Tambora Dibongkar
photo Folmer - Beritajakarta.id

Belasan Bangunan Liar di Tambora Dibongkar

Belasan warung berikut satu kantor Pos RW yang berdiri di bantaran Kali Item dan di atas saluran air Jalan Padamulya Raya, RW 08, Angke, Tambora Jakarta Barat dibongkar.

Keberadaan bangunan liar ini sangat mengganggu dan sudah sering dikeluhkan warga. Ada sekitar 15 bangunan

"Keberadaan bangunan liar ini sangat mengganggu dan sudah sering dikeluhkan warga. Ada sekitar 15 bangunan," kata Salmon Nadaplap, Kepala Satgas Pol PP Tambora, Senin (18/4).

Salmon mengatakan, sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada pemilik bangunan. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, pemilik bangunan tak kunjung juga mengindahkan peringatan.

Warung Gudeg di Jagakarsa Terbakar

"Penertiban berlangsung lancar dan tertib. Setelah ditertibkan, pihak terkait akan menata bantaran Kali Item dan saluran di Jalan Padamulya," ungkapnya.

Sementara itu, Nur (45) salah seorang pedagang yang warungnya terkena penertiban meminta dicarikan lokasi usaha pengganti untuk berjualan.

"Kami mohon agar dicarikan tempat lagi," tandasnya.

Pembongkaran bangunan liar tersebut dilakukan 100 personel gabungan dari Satpol PP, petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) dan aparat kelurahan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3530 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati