You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hadapi MEA, Elemen Otonomi Daerah Harus Ditata
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Hadapi MEA, Elemen Otonomi Daerah Harus Ditata

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), elemen otonomi daerah harus ditata.

Seiring dengan telah diberlakukannya kebijakan MEA pada tahun 2016, maka seluruh pemerintah daerah harus menata elemen otonomi daerah

"Seiring dengan telah diberlakukannya kebijakan MEA pada tahun 2016, maka seluruh pemerintah daerah harus menata elemen otonomi daerah," kata Basuki dalam acara Hari Otonomi Daerah ke 20 di Lapangan eks IRTI Monas, Senin (25/4).

Ia mengingatkan, saat ini Indonesia masih berada di peringkat ke 37 dari survey peringkat daya saing 144 negara. Hal tersebut masih jauh dibawah negara Asean lainnya seperti Singapura di peringkat ke 2, Malaysia ke 18 dan Thailand di posisi ke 31.

Maknai Otonomi Daerah Dengan Peningkatkan Pelayanan Masyarakat

Oleh sebab itu, sejumlah elemen otonomi di daerah harus dibenahi untuk meningkatkan peringkat Indonesia dimata Asean.

"Selain itu dari survei International Finance Coorporation‎ untuk perizinan usaha di Indonesia rata-rata 52,5 hari, Vietnam 34 hari, Thailand 27,5 hari, sedangkan Singapura 2,5 hari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1524 personAnita Karyati
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1138 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye959 personDessy Suciati
  4. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

    access_time27-06-2026 remove_red_eye847 personFakhrizal Fakhri