You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kecamatan Tanjung Priok telah miliki Tujuh Bank Sampah
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Tanjung Priok Miliki Tujuh Bank Sampah

Untuk mengatasi persoalan dan menekan volume sampah, Kecamatan Tanjung Priok, terus mendorong pendirian bank sampah. Hingga April 2016, sudah sebanyak tujuh bank sampah berdiri di Kecamatan Tanjung Priok.

Bank Sampah yang dibangun Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok berada di Dipo Tonaji dan di Kantor Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok

Bank Sampah Kenanga Miliki 80 Nasabah

Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok, Mumu Mulyana mengatakan, ketujuh bank sampah tersebut lima di antaranya dibangun oleh warga atau RW. Sedangkan dua bank sampah lainnya di bangun oleh Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok.

"Bank Sampah yang dibangun Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok berada di Dipo Tonaji dan di Kantor Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok. Lima bank sampah lainnya tersebar di lingkungan masyarakat," ujarnya, Senin (25/4).

Ditambahkan Mumu, untuk bank sampah di kantor Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok,  saat ini belum optimal karena nasabahnya baru PHL Kebersihan.

Ke depan, Mumu berharap seluruh PNS di wilayah Kecamatan Tanjung Priok menjadi nasabah. Sehingga volume sampah Tanjung Priok yang mencapai 320 ton per hari dapat dikurangi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati