You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Persen Penghuni Rusun Marunda Pendatang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sebagian Penghuni Rusun Kapuk Muara Diduga Ilegal

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Ika Lestari Aji menduga, banyak unit Rumah Susun (Rusun) Kapuk Muara, Penjaringan, banyak yang diperjualbelikan atau dialihsewakan.

Dari total sekitar 600 unit yang ada, sekitar 300 di antaranya disinyalir disewakan atau diperjualbelikan. Kami sedang selidiki itu

"Dari total sekitar 600 unit yang ada, sekitar 300 di antara disinyalir disewakan atau diperjualbelikan. Kami sedang selidiki itu," ujar Ika, usai memasang selembaran identitas di Rusun Jatinegara Barat, Rabu (27/4).

Seluruh Unit Rusun DKI Dipasangi Identitas

Menurutnya, selain banyak didominasi oleh pendatang dari Bagan Siapi Api, Rusun Kapuk Muara ini juga diisi oleh orang-orang kaya. Indikasinya adalah banyak penghuni rusun yang memiliki mobil.

Karena itu, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan ulang di Rusun Kapuk Muara. Hal ini untuk mengetahui penghuni asli dan penyewa atau pendatang. Jika ada pelanggaran akan dilaporkan ke polisi.

"Rusun itu kan filosofinya untuk warga relokasi bantaran kali, bukan pendatang apalagi orang kaya. Makanya harus ditertibkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14270 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3162 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2044 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1767 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye992 personAnita Karyati