You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TMR Luncurkan Sistem Tiket Elektronik
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

TMR Luncurkan Sistem Tiket Elektronik

Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan meluncurkan sistem tiket elektronik (e-ticketing). Pengunjung bisa menggunakan kartu dari Bank DKI untuk bisa masuk ke area TMR.

Kartu perdana yang Rp 30.000 isinya 20.000. Ada juga kartu perdana yang harganya Rp 60.000 saldonya 50.000

"Ini merupakan awalan yang baik dari Bank DKI. Bank DKI dituntut memberikan pelayanan terbaik terutama berbasis IT," ujar Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta, usai menyaksikan peluncuran e-ticketing dan penandatanganan kerjasama Bank DKI dengan pengelola TMR, Rabu (4/5).

Djarot menilai, dengan adanya tiket elektronik itu, warga yang hendak berlibur tak perlu lagi menggunakan tiket manual. "Jadi karena enggak perlu beli tiket manual, warga jadinya enggak usah bawa uang tunai. Ini bisa mengurangi copet," ucap Djarot.

Sosialisasi Penggunaan Jakcard di TMR Belum Maksimal

Sementara itu, Direktur Utama Bank DKI, Kresno‎ Sediarsi menambahkan, warga yang baru pertama kali menggunakan tiket elektronik tersebut, cukup merogoh kocek sebesar Rp 30.000. "Kartu perdana yang Rp 30.000 isinya 20.000. Ada juga kartu perdana yang harganya Rp 60.000 saldonya 50.000," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6913 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3610 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2134 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati